3 Jenis Pengolahan Air Limbah Industri dan Cara Membantu

Pengolahan air limbah adalah proses pengolahan dan daur ulang air limbah untuk digunakan kembali. Air yang tidak diolah mengandung kontaminasi tingkat tinggi, kotoran dan elemen bakteri yang dapat merusak atau mencemari cadangan. Dunia sudah menghadapi kelangkaan cadangan air bersih dan oleh karena itu, yang tidak diolah perlu diolah agar dapat digunakan kembali.

Ada beberapa cara pengolahan air limbah industri, karena hargaipal.com sekarang menetapkan cara yang efisien untuk mengolah air limbah rumah dan industri secara khusus. Berikut adalah beberapa cara umum penanganannya dan cara membantu lingkungan.

Pengobatan Primer

Pengolahan air limbah dipecah menjadi berbagai proses, tergantung pada sifat air domestik dan industri. Di tingkat utama, item mengambang dan padatan dihilangkan. Ketika saluran pembuangan dipindahkan dari saluran pembuangan, ia memasuki rak batang yang menahan barang-barang padat dan membiarkannya mengalir melalui wadah lain di mana anorganik (pasir, batu) dihilangkan. Padatan yang dibuang kemudian ditangani dengan proses sedimentasi dimana padatan tersebut disiapkan untuk penimbunan lahan. Itu kemudian didesinfeksi untuk membunuh bakteri patogen bersamaan dengan membersihkan kelebihan klorin. Ini kemudian dialirkan ke laut, sedangkan lumpur yang tersisa kembali di wadah digunakan sebagai pupuk.

Pengobatan Sekunder

Level primer adalah penanganan secara konvensional, menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) belum cukup. Bakteri yang ada masih bisa berbahaya bagi lingkungan; oleh karena itu saluran air limbah diberi pengolahan sekunder, yaitu biologis. Jika tingkat primer hanya menghapus 50% masalah, sekunder menghapus 85% masalah.

Perawatan Lanjutan

Mudah untuk mengolah limbah rumah tangga, tetapi dalam kasus limbah industri, harus ada proses lanjutan untuk membersihkan logam berat dan bahan kimia beracun. Ini dilakukan melalui proses kompleks seperti mikrofiltrasi, adsorpsi karbon, dan berbagai metode penguapan bersama dengan presipitasi kimia.

Jika saluran pembuangan dibuang tanpa penanganan, lingkungan akan rusak dalam waktu singkat. Karena air dibiarkan mengalir ke laut, maka perlu dibersihkan dan bahan beracun perlu dihilangkan dengan tingkat setinggi mungkin. Metode ini memungkinkannya untuk dibuang ke laut tanpa membunuh kehidupan laut, sedangkan lumpur yang tersisa berfungsi sebagai pupuk. Dengan cara ini, lahan pertanian mendapatkan pupuk yang menghemat biaya pemupukan dan cairan karena air yang diolah disimpan untuk keperluan pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *