Panduan Sementara Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Sekolah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai bahwa COVID-19 (coronavirus) dapat dikategorikan sebagai pandemi dan virus tersebut kini telah menyebar ke banyak negara dan wilayah. Meskipun masih banyak yang belum diketahui tentang virus yang menyebabkan COVID-19, kami tahu bahwa virus itu ditularkan melalui kontak langsung dengan tetesan pernapasan dari orang yang terinfeksi (dihasilkan melalui batuk dan bersin). Orang-orang juga dapat terinfeksi dari menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus dan menyentuh wajah mereka (misalnya, mata, hidung, mulut). Saat ini tidak ada bukti yang mendukung penularan COVID-19 yang terkait dengan makanan. Virus COVID-19 dapat bertahan hidup di permukaan selama beberapa jam, tetapi disinfektan sederhana dapat membunuhnya, lebih efektif jika Anda menghubungi dan memanggil jasa disinfektan yogyakarta yang profesional di bidang ini. Sementara COVID-19 terus menyebar, penting bagi masyarakat untuk mengambil tindakan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Mengurangi dampak wabah dan mendukung tindakan pengendalian. Perlindungan anak-anak dan fasilitas pendidikan sangat penting. Tindakan pencegahan diperlukan untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah; namun, kehati-hatian juga harus diberikan untuk menghindari menstigmatisasi siswa dan staf yang mungkin terpajan virus. Penting untuk diingat bahwa COVID-19 tidak membedakan antara perbatasan, etnis, status disabilitas, usia, atau jenis kelamin. Lingkungan pendidikan harus terus menyambut, menghormati, inklusif, dan lingkungan yang mendukung untuk semua. Tindakan yang diambil oleh sekolah dapat mencegah masuk dan penyebaran COVID-19 oleh siswa dan staf yang mungkin terpapar virus, sekaligus meminimalkan gangguan dan melindungi siswa dan staf dari diskriminasi. Tujuan dokumen ini adalah untuk memberikan panduan yang jelas dan dapat ditindaklanjuti untuk operasi yang aman melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian COVID-19 di sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya. Panduan tersebut, meski khusus untuk negara-negara yang telah mengonfirmasi penularan COVID-19, masih relevan dalam semua konteks lainnya. Pendidikan dapat mendorong siswa untuk menjadi pendukung pencegahan dan pengendalian penyakit di rumah, di sekolah, dan di komunitas mereka dengan berbicara kepada orang lain tentang cara mencegah penyebaran virus. Mempertahankan operasi sekolah yang aman atau membuka kembali sekolah setelah penutupan memerlukan banyak pertimbangan, tetapi jika dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Deteksi dini dan pengendalian COVID-19 di sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya. Panduan tersebut, meski khusus untuk negara-negara yang telah mengonfirmasi penularan COVID-19, masih relevan dalam semua konteks lainnya. Pendidikan dapat mendorong siswa untuk menjadi pendukung pencegahan dan pengendalian penyakit di rumah, di sekolah, dan di komunitas mereka dengan berbicara kepada orang lain tentang cara mencegah penyebaran virus. Mempertahankan operasi sekolah yang aman atau membuka kembali sekolah setelah penutupan memerlukan banyak pertimbangan, tetapi jika dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Sementara khusus untuk negara-negara yang telah mengkonfirmasi penularan COVID-19, masih relevan di semua konteks lainnya. Pendidikan dapat mendorong siswa untuk menjadi pendukung pencegahan dan pengendalian penyakit di rumah, di sekolah, dan di komunitas mereka dengan berbicara kepada orang lain tentang cara mencegah penyebaran virus. Mempertahankan operasi sekolah yang aman atau membuka kembali sekolah setelah penutupan memerlukan banyak pertimbangan, tetapi jika dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Mempertahankan operasi sekolah yang aman atau membuka kembali sekolah setelah penutupan memerlukan banyak pertimbangan, tetapi jika dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Mempertahankan operasi sekolah yang aman atau membuka kembali sekolah setelah penutupan memerlukan banyak pertimbangan, tetapi jika dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *